STRATEGI GEREJA TUHAN DALAM MEMBANGKITKAN ROHANI GENERASI ANAK USIA 7-14 TAHUN di TENGAH KRISIS MORAL : STUDI KASUS PELAYANAN KIDS IMPACT GEREJA KELUARGA ALLAH SOLO MENURUT KOLOSE 2:7
James Richmond Kusyanto · NIM 2235401TH
2026 · S1 · Pembimbing: Dr. Wisnu Prabowo, M.Th & Inneke Juni Hartati, M.Th
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi gereja dalam membangkitkan dan menumbuhkan kerohanian generasi anak usia 7–14 tahun di tengah krisis moral, dengan studi kasus pada pelayanan Kids Impact Gereja Keluarga Allah Solo berdasarkan Kolose 2:7. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena krisis moral yang semakin meningkat pada anak-anak akibat pengaruh teknologi, media sosial, lingkungan, serta kurangnya pembinaan iman yang konsisten, baik dalam keluarga maupun gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan Kids Impact. Fokus penelitian meliputi strategi pembinaan rohani anak, faktor penghambat, serta bentuk kerja sama antara gereja, keluarga, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Kids Impact Gereja Keluarga Allah Solo meliputi tiga aspek utama, yaitu pembinaan rohani melalui firman Tuhan dan doa, pelayanan kreatif melalui berbagai media yang relevan dengan dunia anak, serta keteladanan para pelayan sebagai role model. Strategi ini terbukti efektif dalam membantu anak-anak bertumbuh dalam iman, memiliki karakter yang lebih baik, serta mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus. Namun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti kurangnya dukungan dan konsistensi pembinaan iman dari keluarga, serta pengaruh kuat media digital dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih erat antara gereja, orang tua, dan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan rohani anak secara menyeluruh. Kesimpulannya, strategi gereja yang berlandaskan pada prinsip Kolose 2:7, yaitu berakar di dalam Kristus, dibangun di atas Dia, dan bertumbuh dalam iman, dapat menjadi model efektif dalam membentuk generasi anak yang kuat secara rohani di tengah krisis moral. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi gereja dalam mengembangkan pelayanan anak yang kontekstual dan berdampak.
Aksi
Masuk untuk MembacaDetail
| Jenis | Skripsi |
| Tahun | 2026 |
| Prodi | S1 |
| Pembimbing | Dr. Wisnu Prabowo, M.Th & Inneke Juni Hartati, M.Th |
| Diterbitkan | 07 Sep 2026 |