MAKNA KERAMAHAN DALAM 1 TESALONIKA 2:7 DAN PENERAPANNYA DI PELAYANAN HOSPITALITAS IMAS GBI KELUARGA ALLAH SURAKARTA
Yudi Irawan · NIM 2317311MTH
2025 · S2 · Pembimbing: Dr. Durman Sihombing, M.Th. & Dr. Dwi Gatot Suprasetya, M.Th.
Abstrak
Sebagai umat yang percaya kepada Yesus Kristus, orang-orang kristen harus memberikan contoh atau teladan kehidupan dengan masyarakat sekelilingnya. Untuk menjadi teladan artinya memiliki sikap hidup ramah sesuai dengan yang diajarkan oleh kitab suci. Di surat I Tesalonika 2:7 tertulis sikap hidup yang ramah dalam menjalankan pelayanan hospitalitas di gereja. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti dari makna yang sebenarnya kata “ ramah” yang terkandung di dalam surat I Tesalonika 2:7. Setelah diketahui arti dari makna kata tersebut, maka tahapan selanjutnya menerapkankannya untuk pelayanan hospitalitas bagi orang-orang lanjut usia yang mengikuti ibadah usia emas (umas) di gereja. Penulisan tesis ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu metode penelitian yang menggunakan metode eksegesis, kepustakaan dan melakukan wawancara yang dilengkapi dengan tabel jawaban. Setelah melalui analisa dan pembahasan, maka penulis mengambil suatu kesimpulan bahwa pelayanan yang ramah belum sepenuhnya diterapkan di ibadah lanjut usia emas GBI Keluarga Allah Surakarta. Melalui penelitian ini di surat I Tesalonika 2:7 diharapkan gembala dan para pelayan gereja, tidak terkecuali orang-orang kristen lainnya dapat memahami arti makna ramah serta dapat menerapkannya dalam pelayanan hospitalitas bagi para lansia umas yang beribadah di gereja.
Aksi
Masuk untuk MembacaDetail
| Jenis | Tesis |
| Tahun | 2025 |
| Prodi | S2 |
| Pembimbing | Dr. Durman Sihombing, M.Th. & Dr. Dwi Gatot Suprasetya, M.Th. |
| Penerbit | STT EL-SHADDAY |
| Diterbitkan | 12 May 2026 |